Minggu, 19 April 2015

VERBATIM


IDENTITAS KONSELOR:
Nama               : Sindyka triyandery agesti
NIM                : 11-500-0140
Kelas               : BK A1

IDENTITAS KONSELI:
Nama               : DilaNurcahyani
Jenis Kelamin  : Perempuan
Umur               : 22 tahun (mahasiswa)
Status              : Anak II dari 2 bersaudara

NARASI:
Dila saat ini sedang duduk di bangku kuliah. Dila memiliki seorang kekasih. Tapi dalam hubungannya ini Dila sering merasa cemburu pada kekasihnya itu. Akibatnya Dila selalu memikirkan hal-hal negatif pada kekasihnya. Jika hal ini terus berlanjut Dila takut tidak akan bisa menjalani hubungannya dengan baik. Jadi Dila mencoba untuk konseling dengan harapan dia bisa tidak cemburu lagi pada kekasihnya.

STRATEGI  DAN ALASAN:
Dalam pemecahan masalah di atas saya mencoba menggunakan strategi konseling “Restructuring Cognitive” yang bertujuan untuk mengubah pikiran yang negatif menjadi lebih positif. Saya menggunakan teknik ini karena menurut saya tepat untuk mengentas permasalahan di atas.

TREATMENT:

No
Pelaku Konseling
Dialog
1
Konseli
Assalamu’alaikum.

Konselor
Wa’alaikum salam. Hy dila !
2
Konseli
Hallo sindyka !

Konselor
Ada yang bisa saya bantu ?
3
Konseli
Iya saya ingin konseling sin.

Konselor
Oh gitu, iya dila boleh.
4
Konseli
Tapi lewat bbm aja bisa kan ? Karena saya sedang di luar kota sekarang.

Konselor
Bisa dila, silahkan !
5
Konseli
Tapi jangan sampe bocor ya sin.

Konselor
Iya dila tenang saja kan dalam konseling ada azas kerahasiaan yang hanya saya kamu dan Tuhan saja yang tau.
6
Konseli

Begini sin. Saya ini dalam menjalani hubungan dengan pacar saya, saya terlalu sering merasa cemburu sama dia.

Konselor
Oh, lalu?
7
Konseli
Iya gitu sin, saya cemburuan.

Konselor
Apa yang menyebabkan kamu selalu cemburu sama pacarmu?
8
Konseli
Pacar saya itu selalu hpnya banyak nomer telpon cewek, begitu juga kenalan ceweknya itu banyak banget, dan dia juga sering bbman sama cewek.

Konselor
Oh begitu. Apa ada contoh yang lain?
9
Konseli
Enggak sin. Sejauh ini hanya sebatas itu saja.

Konselor

Jadi dila sering cemburu dengan pacarnya karena cewek lain yang ada di sekitar pacar?
10
Konseli
Iya sin betul.

Konselor

Oke. Apakah dila sudah pernah bicara sama pacarnya kalo dila cemburu?
11
Konseli

Sudah sin. Tapi pacar saya selalu bilang sama saya kalo semua itu bukan apa-apa. Tapi saya tetap tidak bisa berhenti cemburu.

Konselor

Nah. Kalau memang pacar dila sudah berbicara seperti itu kenapa dila tidak memberi kepercayaan sama dia?
12
Konseli
Saya juga pengenya begitu sin tapi susah sekali.

Konselor
Kalau sudah ada niat begitu pasti dila bisa.
13
Konseli
Lalu saya harus bagaimana sin?

Konselor
Untuk masalah dila ini saya akan mencoba menggunakan teknik konseling Restructuring Cognitive. Yaitu mengubah pikiran negatif menjadi positif.
14
Konseli
Iya sin.

Konselor
Dila bilang tadi cemburu karena di hp pacar banyak nomor cewek. Bisa saja itu memang benar-benar nomor rekan kerjanya ato hanya teman biasa. Lalu pacar dila juga banyak kenalan cewek. Yang namanya manusia pasti berteman dengan lawan jenis juga jadi tidak perlu terlalu dipikirkan. Terus juga pacar dila bbman sama cewek. Mungkin itu teman sekolahnya atau tetangganya yang masih bersilaturahmi dengan baik. Jadi dila harus lebih berfikir dengan positif dengan pacarnya supaya dalam menjalin hubungan bisa harmonis. Bagaimana dila?
15
Konseli
Oh jadi begitu ya sin. Saya harus lebih bisa berfikir positif terhadap pacar saya. Baiklah sin kalau begitu saya akan mencobanya.

Konselor

Bagus kalau dila sudah bisa mengerti dan mau mencoba menerapkan dalam hubungan sila.
16
Konseli
Iya sin.

Konselor

Sekarang coba dila ungkapkan apa saja pikiran positif yang harus dila terapkan pada pacar.
17
Konseli
Jadi saya harus merubah pikiran negatif saya menjadi positif kepada pacar saya. Misalnya nomor cewek yang ada di hpnya itu adalah rekan kerjanya, lalu kenalan ceweknya itu adalah memang hanya temannya saja, dan bbman sama cewek mungkin hanya teman sekolah atau tetangganya yang masih silaturahmi dengan baik. Begitukah sin?

Konselor

Iya, bagus sekali dila. Kamu sudah bisa mengerti apa yang harus kamu lakukan. Bagaimana dila perasaanmu saat ini?
18
Konseli
Iya sin. Saya sudah bisa lega sekarang.

Konselor

Nah, kalau begitu apakah sekarang ada yang perlu kita bicarakan lagi?
19
Konseli

Enggak sin sementara ini hanya itu saja yang ingin saya ceritakan padamu.

Konselor
Oke. Kalu begitu kita bisa mengakhiri konseling kali ini dila.
20
Konseli
Iya sin. Terimakasih ya sindyka.

Konselor
Baiklah dila, sama-sama.
21
Konseli
Iya sin. Assalamu’alaikum.

Konselor
Wa’alaikum salam.


2 komentar:

 

Blogger news

Blogroll

About